Tips Membuat Desain Spanduk yang Baik untuk Penjualan

Tips Membuat Desain Spanduk yang Baik untuk Penjualan

Spanduk merupakan salah satu metode marketing atau pemasaran yang berguna untuk memperkenalkan produk atau event pada masyarakat. Teknik ini dikenal efektif untuk meningkatkan penjualan atau jumlah pelanggan yang datang. Apalagi, jika Anda menyematkan desain spanduk ini tak hanya di dunia nyata, melainkan di dunia maya.

Biasanya, spanduk ini berbentuk rectangle atau segi empat dan diletakkan pada sudut jalan atau antara content website. Iklannya dapat berbentuk memanjang dan bisa juga menyesuikan space yang tersedia. Nah, bagi Anda yang berniat membuatnya, simak tips supaya spanduk tersebut baik untuk penjualan berikut ini!

To the Point

Ingat, spanduk ini biasanya diletakkan pada tempat strategis maupun iklan pada media internet. Biar banyak orang mendapatkan informasi pada spanduk tersebut dalam sekali pandang, buatlah desain spanduk yang tidak terlalu pendek atau to the point saja. Sebab, iklan yang terlalu panjang lebar, besar kemungkinan akan diabaikan oleh masyarakat.

Lokasi yang Terbaik

Inilah tips yang perlu Anda terapkan demi memperoleh penjualan terbaik yaitu menentukan lokasi strategis. Untuk spanduk yang akan dipasang secara nyata, lebih baik pilihlah lokasi yang ramai seperti perempatan lampu merah. Biasanya, orang-orang yang sedang menanti lampu berganti hijau, akan meluangkan waktu membaca beberapa spanduk yang terpasang di sudut jalan. Kesempatan ini dapat Anda gunakan untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat.

Namun, jika Anda hendak memasang spanduk secara online, pilihlah situs yang ramai dikunjungi netijen. Kemudian, sesuaikan rubrik atau menu website terhadap produk yang Anda tawarkan. Misalnya Anda hendak menawarkan shampo, maka pasanglah iklan spanduk di rubrik lifestyle. Begitupula produk perlengkapan rumah tangga yang sebaiknya diletakkan pada rubrik home decor.

Informatif

Jangan membuat iklan spanduk dengan kata-kata yang panjang lebar. Lebih baik, fokuslah pada produk yang ditawarkan ataupun event yang akan berlangsung. Ungkapkan dengan kata-kata yang informatif dan jelas. Pastikan, informasi tersebut memuat target dari strategi marketing yang Anda gunakan.

Mudah Diingat

Selain informatif, pesan spanduk yang baik akan mudah teringat oleh pembacanya. Jangan buat pesan spanduk yang membosankan karena orang yang membacanya pun akan lupa apa isi dalam spanduk tersebut. Maka, sampaikan pesan tersebut dengan kata yang unik dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat dari atas sampah bawah.

Memiliki Kekuatan Word of Mouth

Iklan spanduk yang baik pasti memiliki word of mouth yang baik pula. Apalagi, saat ini markting tidak hanya bisa dilakukan secara langsung di lapangan, melainkan di sosial media maupun website. Dengan demikian, akan mendukung informasi berputar secara cepat. Ditambah lagi jika spanduk yang Anda desain eye catching, banyak orang akan mengingatnya dengan mudah. Spanduk iklan pun akan lebih cepat menyebar.

Perhatikan Kembali Detailnya

Setelah Anda selesai mendesain spanduk, usahakan untuk membaca ulang kembali. Pastikan tidak ada kata-kata yang salah maupun menyinggung ras, agama, atau suku. Sebab, adanya kesalahan pada spanduk akan menunjukkan jika perusahaan atau pengiklan tersebut tidak profesional dimata masyarakat.

Sediakan Strategi Branding Anda

Jangan hanya memasang iklan spanduk tanpa mengintegrasikan strategi branding Anda. Sebab, pelanggan akan lebih tertarik pada hal-hal berbau pembagian merchandise bagi pembeli pertama dan sejenisnya. Dengan demikian, akan ada pelanggan yang berdatangan. Ketika cocok, besar kemungkinan akan terus berlanjut menggunakan produk Anda.

Nah, itulah beberapa tips membuat spanduk yang baik untuk penjualan. Pastikan, desain spanduk Anda sudah sesuai dengan ciri di atas ya!